Disusun
oleh : Lukman
Hakim
Mata
Pelajaran :
Pendidikan Ramah Lingkungan
Standar
Kompetensi : Memahami
Hubungan Yin dan Yang dengan Alam
Kompetensi
Dasar : Menjelaskan
Hubungan Yin dan Yang dengan kerusakan ekosistem Alam
HUBUNGAN
YIN DAN YANG DENGAN KERUSAKAN EKOSISTEM ALAM
A.
Pengertian
Yin dan Yang
Pernahkah kalian mendengar kata Yin
dan Yang? Pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Secara umum Yin
Yang diartikan sebagai dua aspek yang berlawanan dari sesuatu hal atau fenomena
alam. Tetapi, sebenarnya Yin dan Yang bukan hanya sekedar deretan suatu hal
atau sesuatu yang berlawanan. Konsep tersebut tidak dapat dibatasi dari segala
sesuatu di alam semesta ini. Yin berarti perempuan, pasif, prinsip negatif di alam, bulan,
berbayang orientasi, utara atau sisi teduh sebuah bukit, selatan sungai. Yang berarti laki-laki, aktif,
prinsip positif di alam, selatan atau cerah sisi bukit, utara sungai.
Yin adalah
sisi hitam dengan titik putih pada bagian atasnya dan Yang adalah sisi putih
dengan titik hitam pada bagian atasnya. Hubungan antara Yin dan Yang sering
digambarkan dengan bentuk sinar matahari yang berada di atas gunung dan di
lembah. Yin (secara harafiah yaitu tempat yang teduh) adalah daerah gelap yang
merupakan bayangan dari gunung, sementara Yang (secara harafiah yaitu tempat
yang terang atau cerah) adalah bagian yang tidak terhalang oleh gunung. Saat
matahari bergerak, Yin dan Yang secara bertahap bertukar tempat satu sama lain,
mengungkapkan apa yang tidak jelas dan menyembunyikan yang sudah terungkap. Yin
ditandai dengan sesuatu yang lambat, lembut, menghasilkan, menyebar, dingin,
basah, dan pasif. Berhubungan dengan air, bumi, bulan, feminitas dan malam
hari. Yang sebaliknya ditandai dengan cepat, keras, padat, fokus, panas,
kering, dan agresif. Berhubungan dengan api, langit, matahari, maskulinitas dan
siang hari. Yin dan Yang dapat bertukar tempat dalam kondisi tertentu sehingga mereka
biasanya tidak hanya Yin dan Yang saja. Dengan kata lain, Yin dapat berisi
bagian tertentu dari Yang dan Yang dapat memiliki beberapa komponen Yin.
Yin Yang mempunyai 5 elemen unsur
pendukung yang terdapat didalamnya yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air.
Berikut Penjelasannya:
Unsur Kayu
Dalam waktu,
unsur kayu diartikan sebagai musim semi yaitu mulainya suatu kehidupan baru.
Oleh karena itu, ia identik dengan pagi hari, timur dan bersifat angin. Warna
hijau. Dalam ilmu pengobatan, hati berunsur kayu. Dalam karakter, unsur kayu
diasosiasikan dengan kreativitas dan pelaksanaan
Unsur Api
Dalam waktu,
unsur api diartikan sebagai pertengahan musim panas. Oleh karena itu, ia
identik dengan di tengah siang hari, selatan dan bersifat panas. Warna merah.
Dalam ilmu pengobatan, jantung bersifat api. Dari segi karakter, unsur api
diasosiasikan dengan perasaan dan emosi.
Unsur Tanah
Dalam waktu,
unsur tanah diartikan sebagai awal siang hari. Oleh karena itu, ia identik
dengan posisi tengah dan berkaitan dengan kelembaban (humidity) . Warna
kuning. Dalam ilmu pengobatan, limpa bersifat tanah. Dari segi karakter, unsur
tanah diasosiasikan dengan daya konsentrasi, realisme dan stabilitas .
Unsur Besi
Dalam waktu,
unsur besi (metal) diartikan sebagai musim gugur. Oleh karena itu, ia
identik dengan malam hari, barat dan bersifat kering (aridity). Warna
putih. Dalam ilmu pengobatan, paru-paru bersifat metal. Dari segi karakter,
unsur besi diasosiasikan dengan kemauan keras dan kemandirian, juga khidmat dan
ketajaman.
Unsur Air
Dalam waktu,
unsur air diartikan sebagai musim dingin. Oleh karena itu, ia identik dengan
malam hari, utara dan bersifat dingin. Warna hitam. Dalam ilmu pengobatan,
ginjal bersifat air. Dari segi karakter, unsur air diasosiasikan dengan
kejernihan pikiran dan rasional. Ia mengalir, liberal dan fleksibel .
Sebagai
unsur energi, jelas mereka saling berinteraksi dengan saling menunjang. Sesuai
dengan urutan diatas, kayu dibakar menjadi api yang kemudian berubah menjadi
tanah, tanah adalah sumber besi, zat besi adalah mineral yang dapat dicairkan,
sedangkan air sendiri menghidupan pohon. Dengan demikian, kayu menghidupkan api
memperkuat tanah memperkuat besi memperkuat air menghidupkan kayu
B. Penyebab Kerusakan Ekosistem alam
Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi
berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai
makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola
kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini.
Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan
pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak
kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan
lingkungan hidup.
Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup
karena faktor manusia, antara lain:
a.
Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah,
dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
b.
Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase
atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan
dampak pengrusakan hutan.
c.
Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari
rusaknya hutan.
C.
Hubungan
Yin dan Yang dengan Kerusakan Ekosistem Alam
Permasalahan utama dalam kerusakan
ekosistem alam yang terjadi - adalah
hilangnya kesadaran manusia atas hubungannya dengan alam. Manusia telah
terjebak ke dalam suatu pemahaman dirinya yang sepenuhnya terpisah dengan alam.
Dan, bahwa tindakan penebangan hutan, pencemaran air, dan segudang tindakan
lain berjalan tanpa adanya pemikiran akan dampak dari perbuatan tersebut. Filsafat Yin
Yang, memakai hukum lima unsur misalnya, siklus hidup digambarkan sebagai
berikut:
Air
menumbuhkan Kayu, Kayu membesarkan Api, api dst....... Nah kalau Kayu ( hutan )
dirusak keseimbangan Yin dan Yang terganggu, maka akan timbul banjir, ini jelas
harus disadari manusia melalui Filsafat Yin Yang. Kesalahan manusia adalah
dalam pemikirannya sudah lari dari esensinya, mereka menganggap semua akan
dibantu Tuhan dari bencana apapun
meskipun karena perbuatan mereka, nah janji dalam agama ini yang menjadi
andalah mereka untuk berbuat semaunya.
Bencana alam
itu dipandang dari kacamata manusia, namun dari sudut pandang alam itu adalah
alam melakukan evolusi dalam penyeimbangan Yin dan Yang kembali pada masa bumi
berevolusi, ini adalah proses evolusi alam yang kita sebut bencana alam. Ketika
manusia merusak alam, alam secara otomatis menyeimbangkan dirinya kembali,
seberapa kuat reaksinya, tergantung berapa besar kerusakan, seperti lapisan
ozon, ini membawa bencana angin dan topan, dan ini kelihatan sebagai bencana
bagi manusia.

0 Response to "HUBUNGAN YIN DAN YANG DENGAN KERUSAKAN EKOSISTEM ALAM"
Posting Komentar